3 Masjid Ikonik di Kabupaten Pasangkayu

Masjid Al Madaniah Pasangkayu. Foto: Imran Bento/Flickr
WA Channel

SULBARKINI.com – Pasangkayu merupakan kabupaten paling utara di Provinsi Sulawesi Barat. Kabupaten yang awalnya bernama Mamuju Utara ini dimekarkan menjadi daerah otonom baru dari kabupaten induk Mamuju pada tahun 2003.

Tahun 2017 berubah nama menjadi Kabupaten Pasangkayu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2017.

Perubahan nama itu dilandaskan pada sisi historis serta didasarkan pada cita-cita para tokoh pemekaran yang tergabung dalam Komite Aksi Pembentukan Kabupaten Pasangkayu (KAPKP).

Di usianya yang menjelang 21 tahun pada 16 April 2024, Kabupaten Pasangkayu pelan-pelan membangun mengejar ketertinggalan dari daerah lain.

Berikut tiga masjid ikonik yang ada di Kabupaten Pasangkayu dirangkum Sulbar Kini.

  • Masjid Al Madaniah

Masjid Al Madaniah merupakan masjid dengan arsitektur megah di pusat ibu kota Kabupaten Pasangkayu.

Masjid berlantai dua yang bisa menampung hingga 2.600 jemaah ini sekaligus menjadi pusat kegiatan keagamaan di Pasangkayu, mulai dari zikir akbar, pengajian, prosesi penjemputan jemaah haji, hingga lokasi akad nikah.

Masjid ini dibangun di masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa-Muhammad Saal.

  • Masjid Nafsul Kifaah (Masjid Terapung)
Masjid Nafsul Kifaah atau lebih dikenal dengan nama Masjid Terapung di Pasangkayu, Sulawesi Barat. Foto: Dok. Istimewa

Masjid Nafsul Kifaah dengan kapasitas 100 jemaah ini lebih dikenal dengan nama masjid terapung Pasangkayu karena letaknya berada di pinggir pantai, tepatnya di Anjungan Vovasanggayu.

Diresmikan pada Desember 2019, Masjid Nafsul Kifaah sekaligus melengkapi fasilitas ibadah di Anjungan Vovasanggayu yang menjadi area ruang publik dan bersantai warga Pasangkayu.

Selain masyhur dengan sebutan masjid terapung, masjid berbentuk kubah dengan sebuah menara ini juga kerap disebut sebagai masjid pelangi karena dicat dengan warna-warni yang menarik.

  • Masjid Cheng Ho
Masjid Cheng Ho di Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu.

Masjid Muhammad Cheng Ho berlokasi di Dusun Salunggaluku, Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, dan diresmikan pada Rabu (17/1/2024).

Pembangunan Masjid Cheng Ho digagas oleh Direktur PT Randomayang Tambak Lestari, Rudy Hartono Wibowo. Dibangun menyerupai bangunan wihara atau klenteng seperti halnya masjid-masjid Cheng Ho lainnya di berbagai daerah di Indonesia.

Nama Cheng Ho sebagai penghormatan kepada Laksamana Cheng Ho yang merupakan seorang laksamana muslim yang memimpin pelayaran armada asal China dan pernah mendarat di Nusantara pada masa lampau.

“Alhamdulillah, masjid ini akan menjadi episentrum bagaimana kita membangun cinta kasih dengan saling menghormati dan saling memuliakan,” kata Pj Gubernur Sulbar Zudan Arif Fakrulloh saat meresmikan pembangunan masjid tersebut. []

- GNFI Network -