Rapat Dandim 1427/Pasangkayu Bersama SPPG dan BGN Bahas Pemenuhan Gizi, Tegaskan Antisipasi Kasus Keracunan

WA Channel

PASANGKAYU, SULBARKINI.COM – Kodim 1427/Pasangkayu melalui Komandan Kodim Letkol Czi Dony Siswanto menggelar rapat koordinasi bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Kabupaten Pasangkayu, bertempat di Aula Makodim 1427/Pasangkayu, Jl. Dewi Sartika, Kelurahan Pasangkayu, Sabtu (27/9/2025).

Rapat ini membahas langkah strategis dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat sekaligus menindaklanjuti adanya dugaan kasus keracunan yang terjadi di sejumlah wilayah akhir-akhir ini. Dandim menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memastikan distribusi pangan dan gizi berjalan aman, sehat, dan tepat sasaran.

“Kami melaksanakan rapat ini untuk memastikan kelancaran program makan bergizi gratis (MBG) serta pendistribusian asupan gizi yang sesuai standar. Semua pihak harus benar-benar memperhatikan keamanan pangan, mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi ke sekolah-sekolah,” tegas Letkol Czi Dony Siswanto.

Dandim juga menyoroti potensi keracunan yang dapat muncul akibat lemahnya tata kelola, kurangnya pengawasan dapur penyedia, hingga distribusi yang tidak tepat waktu. Ia menegaskan pelaksanaan program tidak boleh main-main dan akan diawasi ketat sesuai petunjuk komando atas.

Lebih lanjut, Dandim meminta agar ahli gizi serius mengontrol kualitas makanan dan menjaga porsi yang telah ditetapkan. Ia juga menekankan agar dapur penyedia makanan selalu steril, bersih, serta memenuhi standar kesehatan.

“Mudah-mudahan di wilayah kita tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator BGN Kabupaten Pasangkayu, Syahril Syarif, S.Pi, menekankan perlunya pengawasan menyeluruh dari hulu hingga hilir.

“BGN siap berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk Kodim, untuk memastikan makanan yang dikonsumsi anak-anak kita aman dan bergizi. Jangan sampai ada lagi kasus keracunan yang mengganggu kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala SPPG Yayasan Mitra Pangan Sejahtera Kasano, Salmi, S.Gz, yang menegaskan pentingnya standar kebersihan dapur dan transparansi dalam pengelolaan.

“Kami di lapangan berkomitmen menjaga kualitas makanan sesuai standar gizi dan kesehatan. Semua dapur penyedia akan terus kami pantau agar benar-benar steril dan higienis,” jelasnya.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain Pasi Ter Kodim 1427/Pasangkayu Kapten Inf Ismail, para kepala SPPG dari berbagai yayasan mitra gizi, ahli gizi, perwakilan yayasan pangan, serta Babinsa dari beberapa desa.

Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat koordinasi, meningkatkan kewaspadaan, serta membangun komitmen bersama antara TNI, instansi pemerintah, dan mitra terkait dalam mewujudkan masyarakat Pasangkayu yang sehat, tangguh, dan terbebas dari ancaman keracunan pangan.**

- GNFI Network -