SulbarKini.com, Mamasa – Momentum historis pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Pitu Ulunna Salu (PUS) kian terakselerasi menyusul rangkaian pertemuan konsolidasi yang diinisiasi oleh Tim Kerja Persiapan di Lantang Kada Nene, Kecamatan Mambi Kabupaten Mamasa, Minggu 16 November 2025 siang tadi.
Intensitas sosialisasi ini menegaskan komitmen kolektif para pemangku kepentingan untuk merealisasikan aspirasi pemekaran wilayah yang telah lama bergulir itu.
Dalam kurun waktu singkat, Tim Kerja persiapan pembentukan DOB PUS telah menggelar tiga kali pertemuan strategis di tiga lokasi berbeda, pertama di Mamuju, kedua di Tabulahan dan ketiga di Mambi.
Pertemuan di Mambi ini diselenggarakan dengan nuansa keakraban namun tetap dalam koridor musyawarah yang substansial. Forum ini menyerap beragam pandangan dari spektrum representatif masyarakat PUS, yang meliputi, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan camat dan pemerintah desa.
Seluruh rangkaian kegiatan konsolidasi ini merupakan inisiatif proaktif dari Muhammad Syahrir, selaku Ketua Tim Persiapan Pembentukan DOB PUS, bersama dengan seluruh jajaran tim.
Menurut Syahrir, langkah masif ini diyakini sebagai penanda kesiapan substantif dan administratif masyarakat PUS dalam menapaki tahapan selanjutnya menuju jenjang berikut, sekaligus membuktikan bahwa semangat untuk mendirikan daerah otonom baru telah menjadi mandat kultural yang diampu oleh segenap lapisan masyarakat di tujuh kecamatan.
Syahrir menjelaskan, Tim kerja tersebut hadir dari dorongan hati nurani para tim untuk menjawab keinginan dan cita-cita seluruh masyarakat PUS yang sudah lama menginginkan terbentuknya Kabupaten PUS.
Karena itu kata Syahrir, sudah saatnya bersama-sama membangun sinergi dan kolaborasi dengan memanfaatkan semua potensi SDM PUS untuk mengangkat wacana tersebut menjadi tataran konsep yang selanjutnya akan terus didorong dalam satu wadah perjuangan yaitu Komite Aksi Pembentukan Kab PUS.
Kata Syahrir, Tim Kerja ini akan bekerja massif untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat PUS, terutama setiap tahapan yang sudah dilakukan melalui Camat, Kepala Desa/Lurah dan tokoh-tokoh di setiap Kecamatan, desa dan Kelurahan.
“Pertemuan di Mambi hari ini adalah pertemuan ke tiga dan merupakan bagian dari tahapan sosialisasi,” ungkap Syahrir.
Menurutnya nampak dari setiap pertemuan semakin menunjukkan progres yang bagus dimana terlihat dari peserta yang hadir makin banyak tokoh, Kepala desa/ Lurah dan Camat yg hadir.
“Hari ini turut hadir camat Bambang, Camat Mambi, Sekcam Aralle dan beberapa Kepala Desa/lurah yang hadir dan tokoh-tokoh perwakilan di tujuh kecamatan,” tutur Syahrir.
Lebih jauh Syahrir menjelaskan, tugas utama tim kerja tersebut, selain sosialisasi pembentukan Kabupaten PUS, juga mempersiapkan pembentukan Komite Aksi Pembentukan Kabupaten PUS dan dokumen pernyataan dukungan dari Desa/lurah dan tokoh masyarakat.
“Setelah Komite Aksi Pembetukan Kab PUS sudah terbentuk maka tugas Tim Kerja ini akan berakhir dan akan melebur masuk kedalam Komite,” pungakasnya. (Ancha).








