PASANGKAYU, SULBARKINI.COM – Wakil Bupati Pasangkayu, Herny Agus, mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu memanfaatkan lahan kosong di sekitar kantor masing-masing untuk ditanami berbagai jenis tanaman pangan, terutama sayuran.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Program Graha Ketangguhan Bencana yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasangkayu di halaman Kantor BPBD Pasangkayu, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, program Graha Ketangguhan Bencana merupakan inovasi BPBD Pasangkayu yang bertujuan mendorong pemanfaatan lahan kosong sebagai kebun produktif guna mendukung ketahanan pangan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya bercocok tanam di lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Herny Agus didampingi Asisten II Sekretariat Daerah Pasangkayu, anggota DPRD Pasangkayu, serta sejumlah kepala OPD meninjau kebun produktif yang telah ditanami berbagai jenis sayuran, seperti kangkung, cabai, tomat, terong, dan tanaman pangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, petugas BPBD mengenai proses penanaman hingga perawatan tanaman yang telah berhasil dipanen. Terlihat, Wabup turut memanen sayuran bersama peserta kegiatan dan memasak hasil panen tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program yang dijalankan.
Ia mengapresiasi inovasi BPBD Pasangkayu dan berharap seluruh OPD dapat menerapkan program serupa di lingkungan kantor masing-masing.
“Tidak perlu menunggu anggaran besar, yang penting ada kemauan untuk memulai,” ujarnya.
Lebih lanjut, Herny Agus menjelaskan, pemanfaatan pekarangan kantor tidak hanya mampu menghasilkan bahan pangan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih hijau, asri, dan produktif.
Ia menegaskan, langkah sederhana tersebut dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat dalam membangun kemandirian dan memperkuat ketahanan pangan dari lingkungan terdekat.
“Kalau kantor pemerintah bisa melakukannya, tentu masyarakat juga bisa. Ini bagian dari upaya bersama membangun ketahanan pangan dari lingkungan terdekat,” tegas Herny Agus. (*)








