
Sulbar Kini, Mamuju – Ratusan siswi madrasah aliyah di Mamuju mengikuti kegiatan minum Tablet Tambah Darah (TTD) secara serentak se-Sulawesi Barat (Sulbar), pagi tadi.
Siswi tersebut berasal dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mamuju dan Madrasah Aliyah Al- Chaeriyah. Kegiatan terlaksana di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mamuju, Jalan KS Tubun, Kelurahan Rimuku, Kecamatan Mamuju. Giat terlaksana dua hari, mulai tanggal 10 hingga 11 Mei 2022, besok.
Pemprov Sulbar bekerja sama dengan TP PKK Sulbar serta masing-masing pemerintah kabupaten guna mencegah penyakit anemia dan stunting bagi siswi remaja. Selain memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), kegiatan tersebut juga untuk memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Mamuju, Sumiati menyebutkan, sebanyak 3.200 TTD telah disebar ke seluruh madrasah di Kabupaten Mamuju.
“Khusus Kabupaten Mamuju kami terima tablet tambah darahnya sebanyak 3.200 dan sudah disebar ke seluruh madrasah se-Kabupaten Mamuju,” ujar Sumiati.
Dia menambahkan, bagi madrasah yang berada di dalam kota Mamuju, titik pelaksanaannya terpusat di kantor Kemenag Mamuju. Sebaliknya, madrasah di luar kota Mamuju dilaksanakan di masing-masing sekolah melalui zoom meeting.
“Saya berharap madrasah yang tidak ikut di Kemenag Mamuju agar mengikuti pada zoom meeting nantinya,” pintanya.
Sumiati berharap, pemberian tablet tambah darah kepada para siswi bisa melahirkan generasi sehat dan cerdas.
“Dan berakhlakul karimah,” imbuh Sumiati.
Salah satu Siswi MAN 1 Mamuju, Faizah Inayah menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, selain menjaga kesehatan, mengkonsumsi TTD juga dapat mencegah anemia.
“Dengan adanya kegiatan ini dapat mencegah anemia,” kata Faizah.
Untuk diketahui pemberian sublemen tambah darah bagi para remaja putri selain menyasar sekolah tingkat madrasah juga SMA dan SMK yang ada di Sulbar. (Awal Dion/Red)








