Pemilik Lahan Segel Puskesmas Gegara Cleaning Service Digaji Rp 150 Ribu Sebulan

Ilustrasi disegel/internet
WA Channel

Sulbar Kini, Mamuju – Puskesmas di Desa Pasabu, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) disegel pemilik lahan.

Penyegelan dilakukan dengan cara memblokade pintu masuk puskesmas menggunakan tiga batang bambu yang dipasang menyilang.

Kapolsek Rural Tapalang, Iptu Binton P. Sihombing membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya buntut penyegelan itu terjadi lantaran gaji cleaning service (cs) di puskesmas tersebut turun drastis.

“Dari Rp 400 ribu per bulan menjadi Rp 150 per bulan,” ujar Iptu Binton, Rabu (10/8/22).

Satu dari 4 pemilik lahan, Jasri Kasim yang mengetahui kondisi itu langsung naik pitam.
Diduga amarah Jasri memuncak lantaran ia memiliki hubungan kekeluargaan dengan salah cs tersebut.

Di puskesmas, kata dia, Jasri dengan sengaja memperdengarkan Kepala Puskesmas bahwa halaman puskesmas akan ditamani pohon pisang.

Mendengar perkataan itu, Kepala Puskesmas pun tersulut emosi. Ia kemudian menghampiri Jasri dan menanyakan maksud dan tujuan dari perkataannya itu.

Menjawab pertanyaan itu, Jasri menegaskan jka puskesmas tersebut berdiri di atas lahan miliknya. Dibuktikan dengan dokumen sertifikat kepemilikan lahan.

“Selanjutnya lelaki Jasri memasang bambu menyilangkan di pintu gerbang puskesmas,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, meskipun disegel, pelayanan kesehatan tetap berjalan. Hanya saja salah satu akses masuk di Puskesmas ditutup. Akibatnya sejumlah warga atau pegawai puskesmas harus memarkir kendaraan di luar pagar.

- GNFI Network -