Kunjungan ke Sulbar, Ganjar Pranowo Berbagi Kiat Pemprov Jawa Tengah Atasi Stunting

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Foto: Dokumentasi Humas Pemprov Sulbar
WA Channel

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi pembicara dalam lokakarya Strategi Percepatan Penanganan Stunting yang dilaksanakan Pemprov Sulawesi Barat di Gedung PKK Sulbar, Mamuju, Senin (10/10/2022).

Dalam kesempatan itu, Ganjar mengatakan langkah yang dilakukan Sulbar merupakan bentuk kolaborasi yang sangat baik untuk berbagi pengalaman atas pencapaian menurunkan angka stunting.

“Jawa Tengah tidak hebat amat, tapi kita bisa cerita karena pasti kondisinya berbeda. Kami punya pengalaman yang pak Akmal (Penjabat Gubernur Sulbar) ingin sharing terkait stunting dan integritas,” kata Ganjar.

Dalam kunjungannya ke Sulawesi Barat, Ganjar mengaku membawa beberapa tim seperti Bappeda, Kadis Pendidikan, UMKM dan beberapa OPD terkait untuk sharing tekhnis intervensi yang akan dilakukan.

“Stunting itu data, lalu treatment, kolaborasi antar OPD. Membangun integritas harus dimulai dari contoh, nah contoh itu harus konsisten bagaimana tidak korupsi, tidak menerima gratifikasi, pengelola LHKPN dan itu menjadi semangat,” ujarnya.

Ganjar menambahkan, langkah itu dikolaborasikan dengan DPRD. Sebagai provinsi yang masih muda, memiliki SDM yang baik, harus sepakat metode dan metodologi yang progresif dan revolusioner.

“Dan itu harus dimulai dari pemimpin,” ujarnya.

Penjabat Gubernur Sulbar Akmal Malik mengatakan kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama tim OPD menjadi sebuah kehormatan bagi Sulbar.

“Semoga ini membawa semangat luar biasa dari Jawa Tengah, kita berharap dapat diberikan pemahaman dan pengetahuan yang sangat komprehensif terkait stunting dan sistem yang digunakan dalam survei penilaian integritas,” kata dia.

Langkah itu, lanjut Akmal Malik, sebagai bentuk kolaborasi yang dilakukan Pemprov Sulbar bersama Jawa Tengah, utamanya mengentaskan masalah stunting dan mengenai integritas. Apalagi Sulbar merupakan daerah yang terbilang masih muda, sehingga Sulbar tentunya masih perlu banyak belajar.

“Semangat belajar inilah yang menjadi keinginan Sulbar mengundang untuk hadir, menggugah spirit kami, menggugah semangat kami untuk lebih baik ke depan,” ucapnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulbar Junda Maulana mengatakan stunting menjadi isu nasional dan fokus perhatian pemerintah, sehingga dibutuhkan penanganan dan pencegahan yang dilakukan secara terpadu.

“Kita berharap dari pertemuan ini kita memperoleh masukan dan rekomendasi strategi percepatan penurunan stunting ke depan,” tandasnya.

- GNFI Network -