Polewali, SULBARKINI.com – Kisah pilu dialami Wahyuniar (33), salah seorang staf Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).
Wahyuniar yang sedianya menggelar resepsi pernikahan pada 3 Juli 2023 meninggal usai kecelakaan di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Dusun Katitting, Desa Tandung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) pada Senin (26/6/2023).
Mirisnya, Wahyuniar meninggal usai diserempet mobil saat hendak mengantarkan undangan pernikahannya sendiri ke teman-temannya.
Farhanuddin, salah seorang dosen Unsulbar menceritakan, suasana haru saat mereka menerima kabar meninggalnya Wahyuniar.
Padahal, lanjut dia, sejam sebelumnya kecelakaan Wahyuniar masih berada di ruang fakultas sekaligus membawa undangan pernikahannya.
“Di undangan yang dibawa almarhumah, rencana pernikahan itu pada 3 Juli 2023, beberapa hari setelah Iduladha,” sebut mantan Komisioner KPU Sulbar ini.

Farhanuddin menuturkan korban mengalami kecelakaan bermotor di Jalan Trans Sulawesi Majene-Polman tak jauh dari kampus Unsulbar.
Para dosen dan staf khusus FISIP Unsulbar sempat melayat ke rumah Wahyuniar di Tinambung, Polewali Mandar.
Di rumah duka, sebut Farhanuddin, mulai dari teras hingga ruang tengah telah terpasang ornamen dan pernak-pernik hiasan acara pengantin. Tempat pelaminan juga sudah disiapkan di salah satu sisi di ruangan tengah rumah mendiang Wahyuniar.
“Rencana Tuhan Yang Maha Kuasa berkata lain, tempat pelaminan itu justru menjadi tempat persemayaman almarhumah,” ujar Farhan.
Menurut dia, calon pengantin laki-laki yang bermukim di Kalimantan bahkan datang melayat ke rumah duka dan terlihat tegar meski dalam suasana sedih. F
Farhan menambahkan, sosok almarhumah Wahyuniar disenangi banyak orang, peramah, murah senyum, dan senang membantu.
“Teman-teman dosen merasa kehilangan, alamrhumah sosok yang bekerja penuh dedikasi,” tandasnya.








