Mamuju, SULBARKINI.com – Tim ekspedisi Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (FT UMI) mengakhiri petualangannya mengelilingi Pulau Sulawesi dengan menggunakan perahu layar Sandeq, Selasa (28/11/2023).
Selama 418 hari, tim ekspedisi yang diketuai Fahmi ini berhasil mengarungi perairan Pulau Sulawesi dengan titik start dari Pambusuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dan finish di Mamuju.
“Kita start dari Pambusuang Kabupaten Polman menuju selatan ke Makassar, kemudian menuju Kendari lewat teluk Bone. Selanjutnya ke Luwuk Banggai, kemudian menuju Gorontalo, ke Manado baru kembali ke Mamuju,” kata Fahmi saat bertemu Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris, Rabu (29/11/2023).
Dia bilang, ekspedisi tersebut dalam rangka pelestarian kebudayaan. Namun, dalam pelaksanaannya dilakukan secara penelitian karena masih di lingkup akademik.
“Kami teliti setidaknya ada tiga tema, yakni tentang sosial budaya, keanekaragaman hayati, dan ketiga potensi pariwisata serta sistem pengelolaan kepariwisataan yang ada di beberapa titik,” ujar dia.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Muhammad Idris mengapresiasi kegiatan mahasiswa UMI Makassar itu yang telah memperkenalkan perahu layar sandeq di perairan Pulau Sulawesi.
Dia berharap apa yang didapatkan tim ekspedisi ini bisa memberikan edukasi ke masyarakat pentingnya menjaga dan melestarikan budaya.
“Kita apresiasi perjuangannya, apalagi menggunakan perahu sandeq yang merupakan ikon Sulbar,” kata Idris.








