PASANGKAYU, Sulbarkini.com – Dalam menekan angka stunting di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pasangkayu berikan bantuan 50 Juta (Jt) perkelompok untuk 10 Kelompok Wanita Tani (KWT) di Tahun Anggaran (TA) 2024.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Nurdin saat diwawancarai diruang kerjanya, Senin (22/4/2024).
“TA 2024 ini rencananya ada 10 KWT penerima bantuan, diantaranya akan Desa Wulai’ 1 KWT, Desa Polewali 2 KWT, Desa Randomayang 1 KWt, Desa Kasano 1 KWT, Desa Bukit Harapan 1 KWT, Desa Lilimori 1 KWT, Desa Doda 1 KWT, Desa Sarudu’ 1 KWT dan Desa Dapurang 1 KWT,” ungkap Nurdin.
Nurdin juga menjelaskan, untuk penyalurannya anggarannya langsung masuk ke rekening dari kementrian ke rekening kelompok dengan menyasar daerah yang angka stuntingnya sangat tinggi. Namun menurutnya, TA 2024 masih menunggu Junjungan Teknis (Juknis) dari kementrian, setelah ada juknis maka akan dipanggil kelompoknya apa yang dibutuhkan berdasarkan kondisi di lingkungannya.
“Semua diserahkan ke kelompok, mereka ingin menggunakan Bank apa dan pembelanjaannya sesuai kebutuhan kelompok, intinya untuk membantu menekan stunting di lingkungannya,” ujarnya.
Ketika ditanya soal TA 2023, Nurdin mengungkapkan program bidang Holtikultura yang memanfaatkan pekarangan Pangan Lestari (P2L) berupa dana hibah. Dimana untuk anggarannya per kelompok sebanyak 30 Orang dengan anggaran 60jt per kelompok.
“KWT yang menerima di TA 2023 sebanyak 4 kelompok terdiri dari KWT Teratai di Desa Karyabersama, KWT Mekar di Desa Ompi, KWT Mapang Mandiri di Desa Lilimori Kecamatan Baras dan KWT Srikandi di Desa Buluparigi Kecamatan Baras,” jelasnya. (Eds)








