SULBARKINI.com, Mamuju – Suhardi Duka (SDK) dan Jenderal Salim Mengga (JSM) resmi mengumumkan pencalonan mereka sebagai gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) pada Pilkada serentak 2024.
Mereka akan maju dengan mengusung koalisi Sulbar Maju, yang terdiri dari sejumlah partai politik (parpol).
Dalam konferensi pers yang digelar di kediamannya pada Minggu, 4 Agustus 2024, SDK menyatakan bahwa koalisi Sulbar Maju bertujuan untuk memajukan Sulbar melalui berbagai program yang berdampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami ingin Sulbar ini maju dan sejajar dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia. Itu adalah niat utama kami,” ujar SDK.
SDK, yang juga merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulbar, menjelaskan bahwa koalisi Sulbar Maju terdiri dari Demokrat, PKS, dan Partai Nasdem. Ketiga partai ini sudah menyatakan kesiapannya untuk bergabung dalam koalisi tersebut.
“Hari ini, Sekretaris DPW Partai Nasdem Sulbar dan Ketua PKS Sulbar telah hadir, dengan masing-masing lima dan satu kursi di DPRD Sulbar. Demokrat memiliki delapan kursi, sehingga totalnya kami memiliki 14 kursi,” jelas SDK.
SDK juga menyebutkan bahwa pihaknya masih membuka ruang komunikasi dengan partai-partai lain yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada Pilpres lalu, seperti Gerindra, PAN, Demokrat, dan Golkar.
“Kami masih bernegosiasi dengan partai-partai lain yang ada di KIM untuk memperkuat koalisi ini,” tutur SDK.
Pilkada serentak akan diselenggarakan pada Rabu, 27 November 2024. Dengan membentuk koalisi Sulbar Maju, SDK dan JSM berharap dapat membawa perubahan positif dan memajukan Sulbar ke depan.
Untuk saat ini, SDK-SALIM telah diusung oleh tiga Parpol yakni, Partai Demokrat, Nasdem dan PKS. Kabarnya masih akan ada parpol yang akan bergabung di koalisi mereka sebelum melakukan pendaftaran Paslon di KPU Sulbar akhir Agustus ini.
(*)








