Akses Jalan Tidak Memadai, Babinsa Kodim 1418/Mamuju Bersama Warga Pikul Jenazah Sejauh 27 Kilometer

Personel Kodim 1418/Mamuju, Sertu Samen, bersama warga memikul jenazah sejauh 27 kilometer.
WA Channel

Mamuju, SULBARKINI.com – Personel Kodim 1418/Mamuju, Sertu Samen, merupakan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1418-05/Kalumpang, bersama masyarakat setempat memikul jenazah seorang warga yang meninggal dunia sejauh 27 kilometer, Rabu (11/12).

Perjalanan penuh perjuangan ini ditempuh dengan berjalan kaki dari Desa Karataun menuju Desa Siraun, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

Hal itu dilakukan karena keterbatasan akses jalan ke desa tersebut. Hingga saat ini, belum ada jalur yang memungkinkan kendaraan roda empat masuk ke wilayah itu, sehingga tandu menjadi satu-satunya cara untuk membawa jenazah menuju tempat peristirahatan terakhir.

Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Inf Andik Siswanto, memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kepedulian Sertu Samen.

“Apa yang dilakukan oleh Sertu Samen bersama masyarakat adalah bukti nyata dari semangat kemanusiaan dan pengabdian seorang prajurit TNI kepada rakyat. Ini adalah contoh luar biasa tentang bagaimana seorang Babinsa hadir di tengah-tengah masyarakat, memberikan solusi atas tantangan besar di wilayah terpencil,” kata Andik.

Ia menyebutkan, aksi tersebut tidak hanya mencerminkan pengabdian tulus seorang Babinsa, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya pemerataan pembangunan.

“Dengan infrastruktur yang lebih baik, akses transportasi untuk kebutuhan darurat, termasuk evakuasi jenazah dapat dilakukan dengan lebih manusiawi dan efisien,” ujar Dandim Mamuju.

Menurut Andik, masyarakat setempat berharap pemerintah dapat segera memberikan perhatian lebih terhadap akses jalan ke wilayah mereka.

Perjuangan membawa jenazah sejauh 27 kilometer dengan berjalan kaki menjadi simbol tantangan yang harus diatasi bersama. []

- GNFI Network -