Setelah Salurkan Insentif Guru Honor, Kini PT Mamuang Salurkan Insentif bagi Kader Posyandu

WA Channel

Sulteng, Sulbarkini.com – Setelah menyalurkan insentif bagi para guru honorer diwilayah area kebunnya, kini PT Mamuang melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) memberikan bantuan berupa insentif untuk kader posyandu binaan serta memberikan 350 paket makanan tambahan, di Desa Bukit Indah, Rio Mukti, Sulawesi Tengah (Sulteng), yang berbatasan dengan Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (28/02).

Kepala Desa Rio Mukti, Idris Lambang memberikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh PT Mamuang. Pasalnya, bantuan ini merupakan bentuk nyata dukungan PT Mamuang terhadap kesehatan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada PT Mamuang atas program ini. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat kami. Program ini memberikan harapan baru bagi masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak yang membutuhkan perhatian khusus dalam hal kesehatan dan gizi,” ungkapnya.

Administratur PT Mamuang, M. Satria Abdi Catur Pamungkas mengatakan bahwa penyaluran insentif diberikan sebagai bentuk apresiasi dan untuk memotivasi kader-kader posyandu yang berperan penting dalam pelayanan kesehatan dasar di desa-desa.

Sementara itu, bantuan paket makanan tambahan ditujukan untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak dan ibu hamil yang membutuhkan.

“Kami berharap program ini dapat memotivasi para kader posyandu untuk terus aktif dalam memberikan pelayanan kesehatan, serta membantu meningkatkan status gizi anak-anak dan ibu hamil. Kami juga ingin membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar,” ucapnya.

Asisten CSR PT Mamuang, Muh Fathurrohman mengatakan, peran penting kader Posyandu merupakan kunci dalam memberikan pelayanan kesehatan secara optimal.

“Kader posyandu berperan penting dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar, dan kami ingin memberikan dukungan kepada mereka agar dapat menjalankan tugasnya dengan optimal. Selain itu, bantuan makanan ini juga merupakan upaya dalam mengatasi masalah gizi kurang pada anak dan ibu hamil,” ujarnya.

- GNFI Network -