Mamuju, SULBARKINI.com – Kepala Dinas Komunikasi, Informatikan, Persandian, dan Statistik Sulawesi Barat, Mustari Mula, menanggapi terkait kabar yang menyebutkan gempa terjadi di Kabupaten Majene.
Informasi yang tidak terverifikasi kebenarannya ini viral dan ramai beredar di media sosial.
“Isu itu tidak benar, hoaks,” kata Mustari, Senin (8/4/2024).
Dia menyayangkan beredarnya isu tersebut dan bisa memicu kepanikan warga.
Mustari meminta masyarakat untuk tidak langsung mempercayai informasi sebelum memastikan kebenarannya kepada pihak berwenang yang menyatakan status kebencanaan.
“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Pemkab Majene melalui Kadis Kominfo SP dan kabar gempa itu tidak benar,” ujar Mustari.
Juru bicara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat ini meminta masyarakat untuk lebih teliti dalam menerima informasi yang beredar.
“Saya juga mengajak masyarakat, mari kita mengedukasi satu sama lain agar pemanfaatan media sosial untuk hal positif. Bukan dengan menyebar informasi yang sumbernya tidak jelas,” pungkas Mustari. (*/adv)








