CFD Jadi Etalase UMKM, Pelaku Usaha Lokal Rasakan Dampak Ekonomi

WA Channel

PASANGKAYU, SULBARKINI.COM — Car Free Day (CFD) di Anjungan Vovasanggayu, Kabupaten Pasangkayu, tidak hanya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga dan berekreasi. Kegiatan yang digelar setiap akhir pekan ini juga menjadi ruang tumbuh bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Sejumlah pelaku UMKM memanfaatkan momentum CFD dengan membuka lapak dan menawarkan beragam produk, khususnya kuliner lokal. Ramainya masyarakat yang datang menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan penjualan. Minggu (4/10/2026)

Bagi UMKM, CFD menjadi salah satu ruang pemasaran yang cukup strategis. Pelaku usaha dapat berinteraksi langsung dengan konsumen, memperkenalkan produk baru, sekaligus membangun pelanggan.

“Kami berharap Car Free Day terus dilaksanakan karena sangat membantu kami, para pelaku UMKM kecil, untuk mengembangkan usaha,” ujar Yuko, salah satu pelaku UMKM kuliner asal Pasangkayu.

Menurutnya, kegiatan CFD memberikan dampak positif terhadap omzet penjualan. Banyak masyarakat yang datang untuk berolahraga kemudian menyempatkan diri membeli makanan dan minuman yang dijajakan para pelaku UMKM.

Kehadiran UMKM dalam CFD juga memperlihatkan bahwa kegiatan masyarakat di ruang publik dapat memberikan efek ekonomi secara langsung. Perputaran transaksi dari berbagai produk yang dijual turut memberikan manfaat bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat.

Wakil Bupati Pasangkayu, Herny turut menyapa dan berbelanja di sejumlah lapak UMKM. Ia mengapresiasi para pelaku usaha lokal yang terus menjaga kualitas, keaslian produk, serta kebersihan dalam menyajikan dagangannya.

Herny menilai keberadaan UMKM menjadi bagian penting dalam menghidupkan kegiatan CFD.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.

“Kita berharap UMKM lokal terus berkembang. Jaga kualitas produk dan kebersihan agar masyarakat semakin nyaman berbelanja dan menikmati kuliner lokal,” ujar Herny.

Ia juga mengajak para pelaku UMKM dan masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan kawasan Anjungan Vovasanggayu setelah kegiatan CFD.

Dengan semakin aktifnya UMKM dalam kegiatan CFD, kawasan tersebut tidak hanya menjadi tempat olahraga dan rekreasi keluarga, tetapi juga dapat berkembang menjadi etalase produk lokal sekaligus ruang promosi dan penggerak ekonomi masyarakat Pasangkayu. Pungkasnya (*)

- GNFI Network -