MAJENE – Pemerintah Desa Totolisi Sendana, Kecamatan Sendana, terus mendorong realisasi program “Desa Terang” melalui pemasangan lampu penerangan jalan.
Hingga saat ini, sebanyak 40 titik lampu mulai dipasang secara bertahap.
Program ini digagas oleh Pj Kepala Desa Totolisi Sendana, Nurmini, Amd.Kom, sejak awal masa jabatannya pada 1 Juni 2025, setelah melihat kondisi jalan poros desa yang minim penerangan.
“Saat awal menjabat, saya melihat jalan poros sangat gelap. Dari situ muncul gagasan agar desa ini bisa lebih terang, sehingga masyarakat dan pengguna jalan merasa aman dan nyaman,” ujarnya, kepada media ini, Rabu (6/5/2026).
Pemasangan lampu tersebut dibiayai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2026. Awalnya, kebutuhan penerangan diperkirakan hanya 30 titik, namun setelah dilakukan survei lapangan, jumlahnya bertambah menjadi 40 titik.
“Setelah survei, ternyata kebutuhan mencapai 40 titik dan itu yang kami realisasikan tahun ini,” jelasnya.
Penentuan titik pemasangan dilakukan melalui survei dengan melibatkan kepala dusun, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat dalam penyusunan APBDes.
Seiring berjalan, program ini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Warga mengaku lebih nyaman beraktivitas pada malam hari, termasuk bagi pengendara yang melintas di jalan poros desa.
“Alhamdulillah respon masyarakat positif, bahkan ada yang mengusulkan agar pemasangan lampu ditambah,” kata Nurmini.
Tak hanya di jalan poros, pemerintah desa juga mulai mengembangkan penerangan di lorong-lorong dengan memanfaatkan tenaga surya agar lebih efisien dan berkelanjutan.
Ke depan, pemerintah desa berencana menambah sekitar 10 titik lampu melalui perubahan anggaran, jika disepakati dalam musyawarah desa.
Program ini diharapkan terus berlanjut hingga seluruh wilayah desa mendapatkan penerangan yang memadai.
“Kami berharap Desa Totolisi Sendana benar-benar menjadi desa terang secara menyeluruh,” tutupnya.








