Digantikan Akmal Malik, Mantan Gubernur Kaltim Isran Noor Balik Jadi Pengusaha

Pisah sambut Isran Noor dengan Penjabat Gubernur Kaltim, Akmal Malik. Foto: Diskominfo Kaltim
WA Channel

Samarinda, SULBARKINI.com – Masa kepemimpinan Isran Noor sebagai Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2018-2023 resmi berakhir per 30 September 2023.

Isran digantikan Direktur Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik yang menjadi Penjabat Gubernur Kaltim selama setahun ke depan.

Melepas jabatan sebagai Kaltim Satu (KT 1), Isran mengaku akan kembali menjalani profesi lamanya sebagai seorang pengusaha.

Usai momen pisah sambut dengan Pj Gubernur Kaltim pada Rabu (4/10/2023), Isran langsung bergegas menuju Jakarta untuk memulai aktivitas bisnisnya.

“Habis ini, saya berangkat ke Jakarta untuk membuat kesepakatan baru dengan para pengusaha. Besok, jam 1 siang saya mau ke London. Saya bebas sudah,” kata dia, dilansir siaran pers Diskominfo Kaltim.

Isran lalu meminta restu kepada Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik lantaran dirinya akan melanjutkan aktivitasnya di luar Pemprov Kaltim.

Tak lupa, Isran juga berpesan kepada jajaran pimpinan tinggi di lingkup Pemprov Kaltim untuk mendukung dan mematuhi kepala daerah saat ini yang dipimpin seorang Penjabat.

“Saya izin kepada Gubernur tolong restui saya. Saya tidak sebut Pj karena kewenangannya sama. Selamat melanjutkan kegiatan, ikuti program gubernur kita yang baru,” ujar dia.

Kepada Akmal Malik, Isran berpesan untuk tidak menghapus tenaga honorer.

“Aparat dan pegawai, termasuk P3K dan honorer, yakin kalian tidak bisa dihapus. Kalau ada yang berniat menghapus, hati-hati busung (kualat),” kata Isran Noor dengan bahasa Kutai.

“Saya bersumpah, walau tidak ada kewenangan lagi, tidak ada honorer yang dihapus. Oke setuju?!,” tambah dia.

Mantan Bupati Kutai Timur (Kutim) ini menyebut, alasan mempertahankan tenaga non-ASN sangat mendasar. Karena keberadaan mereka, penting dan diperlukan. Isran juga menyinggung perihal isu pegawai non-ASN yang dinilai lebih banyak nongkrong daripada bekerja.

“Yang nongkrong itu, tidak bisa dihitung secara statistik. ASN juga banyak yang nongkrong. Gubernur, Bupati dan Wali Kota juga suka nongkrong. Tidak ada alasan,” tutur dia.

Secara khusus Isran juga meminta kepada Pj Gubernur Kaltim agar bersikap bijaksana kepada para jajaran pejabat struktural Pemprov Kaltim. Terutama terkait perihal rotasi atau mutasi jabatan yang menjadi kewenangan gubernur.

“Ada yang jd Pj Gubernur, dia ganti sekdanya. Padahal jabatan struktural itu tidak ada kaitannya dengan politik. Bukan bermaksud menasihati, saya yakin sampeyan (Akmal Malik) bagus dan sangat bijaksana,” pungkas Isran.

Sementara itu, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik menyampaikan pujian atas kepemimpinan Isran Noor yang dinilai gemilang selama 5 tahun memimpin Kalimantan Timur.

“Salah satu tokoh dari wilayah Indonesia Timur yang saya kagumi itu adalah Isran Noor. Tak semua daerah memiliki aktor yang mampu memimpin daerah dengan baik, dan bersyukur Kaltim punya Isran Noor,” kata mantan Pj Gubernur Sulbar tersebut. []

- GNFI Network -