Mamuju, SULBARKINI.com – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Sulawesi Barat (Sulbar) bakal menggandeng Orari, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), hingga Balai Monitor untuk mempercepat proses laporan situasi di setiap TPS.
Kepala Dinas Kominfopers Sulbar Mustari Mula mengatakan, sebanyak 89 desa di daerah ini belum terakses jaringan internet atau masuk daerah blank spot.
Kendati demikian, lanjut Mustari, terdapat 38 desa yang sudah terbantu jaringan internet satelit VSAT untuk keperluan pengiriman data.
“Saya lihat rata-rata desa di area blank spot ini dekat dengan desa yang sudah menggunakan Internet satelit VSAT,” kata Mustari, Senin (12/2/2024).
Dia menyatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu mengenai data dari titik desa yang sudah menggunakan internet satelit.
Mustari berharap petugas di TPS dapat bergerak mendekat ke desa yang sudah menggunakan jaringan internet satelit VSAT untuk keperluan pengiriman data.
“Kami juga mengundang Orari, RAPI, dan Balai Monitor untuk mempercepat laporan situasi di setiap TPS,” ujar dia.
Di samping itu, Mustari memastikan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak provider untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan Pemilu 2024. (*/adv)








