Gegara Jalan Rusak, Seorang Ibu di Mamuju Pilih Ditandu Sejauh 2 Kilometer Daripada Naik Mobil

Warga menandu seorang ibu yang baru saja bersalin/ist
WA Channel

Sulbar Kini, Mamuju – Pascagempa 5,8 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Tim Gabungan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan Tim SAR Hidayatullah Sulbar menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak di Dusun Salunangka, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Jumat (10/6/2022).

Dusun Salunangka merupakan salah satu wilayah yang terdampak guncangan gempa 5,8 M yang terjadi pada Rabu (8/6/2022). Data BPBD Mamuju, 1 unit masjid dan belasan rumah warga mengalami kerusakan di dusun itu imbas gempa.

Dalam laporannya, Tim SAR Hidayatullah mendapati sejumlah warga yang sedang menandu pasien dari rumah sakit. Dusun Salunangka merupakan kawasan perbukitan dan salah satu wilayah terisolasi di Mamuju.

Pasien yang diketahui bernama Lilis tersebut diketahui baru saja melalui proses persalinan dengan cara operasi sesar dan melahirkan anak pertamanya di RS Regional Mamuju. Dia ditandu dengan bambu yang dirakit dan sebuah kursi kayu yang ditempatinya duduk.

Kepala Dusun Salunangka, Hadik mengatakan, Lilis terpaksa ditandu karena kondisinya yang masih lemas. Perjalanan menuju Dusun Salunangka melewati jalan berbatu dan daerah perbukitan.

“Dia (Lilis) pilih ditandu daripada harus naik mobil bak terbuka,” kata Hadik yang juga merupakan ayah Lilis.

Hadik menuturkan, Lilis ditandu karena kondisi jalan menuju Dusun Salunangka yang susah dilalui kendaraan dan kerasnya guncangan saat melewati jalan berbatu. Kondisi itu yang membuat pihak keluarga memutuskan menandu Lilis dengan berjalan kaki sejauh 2 kilometer.

Dalam kunjungannya ke Dusun Salunangka, Tim BMH dan Tim SAR Hidayatullah Sulbar juga menyerahkan sembako kepada warga yang terdampak gempa 5,8 magnitudo. Mereka juga melaksanakan salat Jumat di masjid yang ada di dusun tersebut yang kondisinya roboh imbas gempa. (Muhammad Bashori)

- GNFI Network -