
Sulbar Kini, Mamuju – Kebakaran yang menghanguskan ruangan Bagian Operasi (Bag Ops) Polresta Mamuju disebabkan adanya korsleting listrik.
Hal tersebut diketahui setelah Tim Identifikasi Polresta Mamuju melakukan penyelidikan di ruang bekas kebakaran.
Dalam penyelidikan itu, Tim Identifikasi menemukan sejumlah bukti jika kebakaran itu bukan kesengajaan, melainkan stopkontak atau terminal listrik yang over capasity yang mengakibatkan terjadinya korsleting listrik.
Menurut Kanit Identifikasi Polresta Mamuju, Aiptu Andi Ahmad, terdapat banyak steker atau colokan yang terpasang pada satu stopkontak di ruangan Bag Ops Polresta Mamuju. Di antaranya dispenser, air conditioner (AC) serta alat peralatan listrik lainnya.
“Sehingga mengakibatkan pemanasan dan memicu terjadinya kebakaran,” kata Andi Ahmad melalui sambungan telepon.
Dalam insiden itu, kata dia, sejumlah dokumen dan fasilitas kantor habis terbakar. Walau tak menelan korban jiwa, tetapi kerugian materil mencapai puluhan juta rupiah.
Saat ini personel Polresta Mamuju membersihkan material dan menginventarisasi barang yang terbakar.
Sebelumnya, kebakaran itu terjadi pada pukul pukul 11.00 wita. Saat kejadian, polisi hanya melihat kepulan asap dari ruangan Bag Ops Polresta Mamuju.
Tak berselang lama, tiga armada Damkar milik Dinas Satpol PP dan Damkar Mamuju datang untuk menjinakka si jago merah.
Kebakaran dapat teratasi sejam kemudia. (Awal Dion/Red)








