
Narasi sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang digaungkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) nyatanya belum berjalan seperti yang diharapkan.
Salah satunya, Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) berdasarkan informasi yang ada telah melakukan kerja sama dengan Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan sebagai pemasok bahan material ke IKN.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua DPRD Sulbar Abdul Halim usai dirinya melakukan komunikasi insentif dengan Wakil Ketua DPRD Kaltim di sela-sela Festival Sandeq 2022 beberapa waktu lalu.
“Rupanya mereka sudah ada turun ke Sulsel dan Sulteng mengenai persiapan pengambilan material. Kita selalu menyebut sebagai penyangga ibu kota, rupanya material kita tidak dilirik,” kata Halim, melalui video conference di Gedung Darurat DPRD Sulbar, Senin (19/9/2022).
Abdul Halim menyebut Sulbar memiliki potensi yang layak diperhitungkan. Termasuk material seperti pasir di Kabupaten Pasangkayu dan batu gajah. Dia bilang, tidak terakomodirnya Sulbar dalam kerja sama tersebut harus menjadi pelajaran berharga Pemprov Sulawesi Barat.
Halim meminta Pemprov Sulbar segera berbenah dan memastikan diri sebagai penyangga, tidak hanya sekadar narasi belaka.
“Kita berharap di RAPBD Perubahan ada gambaran bahwa kita ini betul-betul siap untuk IKN. Termasuk pelabuhan yang harus kita benahi supaya material kita ini bisa dikirim,” tandasnya.








