
Sulbar Kini, Mamuju – Kementerian Agama Wilayah Sulawesi Barat kembali menyelenggarakan vaksinasi booster bagi ASN, Pramubakti dan masyarakat di klinik Ikhlas kantor kanwil Kemenag Sulbar, Senin, (28/3/2022).
Kegiatan tersebut bekerjasama dengan Badan intelegen daerah (Binda) Sulbar serta PKM Rangas Kabupaten Mamuju.
Kakanwil Kemenag Sulbar, Muflih B Fattah mengatakan program ini merupakan wujud komitmen Kanwil Kemenag Sulbar untuk melindungi kesehatan serta keselamatan ASN dan Pramubakti sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah dalam upaya percepatan vaksinasi guna menanggulangi pandemi COVID-19.
“Sangat mengapresiasi akan perhatian dari seluruh ASN, Pramubakti bahkan masyarakat Umum yang peduli akan pentingnya vaksin ke 3 booster sebagai dukungan kepada Pemerintah dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai covid19 dan varian lainnya, tentu hal ini sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan ikhtiar dari serangan berbagai penyakit dan virus lainnya, ” urainya.
” Ia pun tidak lupa mengucapkan terimakasih atas perhatian dan kerjasama dari Binda Sulbar dan Puskesmas Rangas yang telah menyukseskan program vaksinasi ke 3 pada Kanwil kemenag Sulbar,” sambungnya.
M. Sahlan selaku koordinator vaksin ke 3 yang didampingi oleh Nur khalifah sebagai penanggungjawab klinik Al-Ikhlas Kemenag Sulbar mengatakan bahwa vaksin ke-3 ini dilaksanakan dengan merujuk kepada Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, sesuai surat edaran yang ditujukan kepada dinas kesehatan provinsi, kabupaten, dan direktur rumah sakit di Indonesia untuk melaksanakan vaksinasi booster. Surat Edaran tersebut bernomor HK.02.02/II/252/2022 tentang Vaksinasi COVID-19 Dosis Lanjutan (Booster).
” ASN, Pramubakti pada Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Barat dan masyarakat umum dengan jumlah peserta 55 orang yang terdiri dari 34 laki-laki dan 16 perempuan dan mengikuti Vaksin dosis ke-3 (booster), yang pelaksanaan penyuntikan vaksin booster dengan sebelumnya di cek kembali jenis vaksin yang diterima sebelumnya, dan kami sebagai team memantau hasil observasi pasca vaksin selama 15 menit pertama dan 30 menit berikutnya. ” urai Nur Khalifah dokter klinik Al ikhlas pada Kanwil Kemenag Sulbar. (Awal Dion)








