
SulbarKini, Mamuju – Penjualan minyak goreng curah juga bakal dilaksanakan di Kecamatan Kalukku, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin 18 April 2022 mendatang.
Agenda itu mengemuka dalam kunjungan Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi dan Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Inf. Donny Pramono, di pasar Ramadhan Mamuju, siang tadi.
Penjualannya tidak jauh berbeda dengan di Mamuju. Kuota tetap 9 ton, demikian harganya sama Rp 14 ribu per liter. Hanya titik distribusinya saja yang berbeda. Penyalurannya bakal dipusatkan di Koramil 1418-03/Kalukku.
“Tanggal 18 nanti di Kalukku ada kegiatan serupa bersama dengan teman-teman Kodim Mamuju,” ujar Sutinah.
Menurut Sutinah, upaya itu dilakukan lantaran masih banyak warga yang sulit mendapat minyak tersebut. Disebabkan distribusinya terpusat di Kecamatan Mamuju. Akibatnya, warga di kecamatan lain sulit menjangkaunya.
“Masyarakat di Kalumpang, Bonehau, Sampaga agak jauh kalau datang ke Mamuju. Nah kami berusaha lebih mendekatkan,” ujar Sutinah.
Dandim 1418/Mamuju, Kolonel Inf. Donny Pramono mengungkapkan, pasar murah tersebut, guna mematikan bisnis para penimbun minyak goreng. Olehnya, mafia minyak yang suka menimbun lalu menjualnya dengan harga mahal, tak berkembang di Mamuju.
“Dengan adanya hal seperti kan, mereka tidak akan terbeli oleh masyarakat. Ini untuk mematikan mereka, biar kapok,” tandas Kolonel Inf. Donny Pramono. (***)








