Kejari Pasangkayu Hadir di Tengah Masyarakat Adat, Bawa Layanan Kesehatan dan Sembako

WA Channel

PASANGKAYU, SULBARKINI.COM — Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan Republik Indonesia ke-81, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasangkayu menggelar bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi Masyarakat Adat Kaili Tado di Dusun Wayambojaya, Desa Martasari, Kecamatan Pedongga, Kabupaten Pasangkayu, Jumat (28/8/2026).

Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis, Kejari Pasangkayu juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat adat. Kegiatan tersebut diikuti jajaran Kejari Pasangkayu bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Pasangkayu, Pemerintah Desa Martasari, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu, PT Mamuang, tenaga medis dan tenaga kesehatan, unsur TNI-Polri, tokoh adat, serta masyarakat Adat Kaili Tado.

Kepala Kejaksaan Negeri Pasangkayu, Tedhy Widodo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian Kejaksaan kepada masyarakat.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan bakti sosial dan pelayanan kesehatan dapat terlaksana dengan tertib dan lancar.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian Kejaksaan kepada masyarakat. Kami berharap kehadiran tenaga medis dan tenaga kesehatan secara langsung dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Adat Kaili Tado, khususnya dalam memperoleh pelayanan dan pemeriksaan kesehatan,” ujar Tedhy Widodo.

Pelayanan yang diberikan tidak hanya berupa pemeriksaan kesehatan. Kejari Pasangkayu juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada Ketua Adat Kaili Tado serta menyalurkan paket sembako secara langsung kepada warga.

Dalam kesempatan tersebut, Kajari Pasangkayu menekankan pentingnya membangun hubungan yang erat antara Kejaksaan dan masyarakat adat. Menurutnya, dukungan dan sinergi masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas serta pengabdian Kejaksaan di tengah masyarakat.

“Kita bukan apa-apa tanpa masyarakat. Kegiatan seperti ini juga tidak mungkin terlaksana tanpa sinergi dan kolaborasi antara Kejaksaan, pemerintah desa, masyarakat adat, serta pihak perusahaan,” katanya.

Tedhy menambahkan, masyarakat Adat Kaili Tado selama ini dikenal menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa berdasarkan hasil pengecekan yang dilakukan, tidak ditemukan data masyarakat Adat Kaili Tado yang terlibat dalam permasalahan hukum.

Sementara itu, CDAM Celebes 1, Hermanto Rudi, mengapresiasi pelaksanaan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting karena jajaran Kejaksaan dapat hadir secara langsung di tengah masyarakat dan memberikan manfaat yang dirasakan secara nyata.

Hermanto menilai kolaborasi antara Kejaksaan, perusahaan, pemerintah desa, masyarakat adat, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam menghadirkan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan sosial, termasuk bagi masyarakat adat lainnya di Kabupaten Pasangkayu.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Desa Martasari, I Wayan Astawa Yasa. Ia menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan, PT Mamuang, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia berharap pelayanan kesehatan dan kegiatan sosial serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas.

“Kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat mendapatkan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal serta meningkatkan kesadaran bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis oleh tenaga medis dan tenaga kesehatan, serta penyaluran bantuan sosial secara langsung kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Kejari Pasangkayu berharap peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat, meningkatkan kepedulian sosial, serta membangun sinergi berkelanjutan bersama pemerintah, masyarakat adat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. (*) 

- GNFI Network -