Kemarau Panjang Melanda Pasangkayu, Peternak Sapi Mulai Kesulitan Pakan

WA Channel

PASANGKAYU, SULBAKINI.COM — Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, membuat sejumlah peternak sapi mulai kesulitan mendapatkan pakan dan air minum untuk ternak mereka. Rabu 23/9/2026

Kondisi tersebut terjadi karena kemarau yang berlangsung cukup lama menyebabkan ketersediaan air menurun. Selain itu, rumput yang menjadi salah satu sumber pakan ternak juga mulai sulit ditemukan karena banyak yang mengering dan mati.

Dinas Perkebunan dan Peternakan melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasangkayu, Abdul Gapur, mengatakan kondisi kemarau yang berlangsung cukup lama berpotensi memengaruhi pertumbuhan dan kesehatan hewan ternak.

“Musim kemarau yang cukup panjang tentu tidak bisa dipungkiri dapat berdampak pada pertumbuhan hewan. Kondisi tersebut juga bisa menyebabkan hewan melemah,” ujar Abdul Gapur.

Meski demikian, ia menyebut hingga saat ini belum menerima laporan adanya sapi yang mati maupun mengalami sakit akibat kekurangan pakan.

Menurutnya, para peternak masih terus berupaya memenuhi kebutuhan pakan dan air minum ternak dengan berbagai cara, termasuk menyediakan pakan segar agar kondisi sapi tetap terjaga.

Abdul Gapur juga menegaskan, petugas medis veteriner atau mantri hewan yang bertugas di setiap kecamatan tetap siaga membantu para peternak menangani berbagai keluhan terkait kesehatan dan kondisi ternak.

Ia berharap para peternak tetap semangat merawat sapi di tengah kondisi musim kemarau yang berlangsung saat ini.

“Kami berharap teman-teman peternak tetap semangat dalam merawat sapinya. Semoga musim kemarau ini segera berlalu sehingga para peternak tidak lagi kesulitan mendapatkan pakan dan kebutuhan lainnya,” pungkasnya. (*)

- GNFI Network -