Mamasa, SulbarKini.com – Operasi SAR gabungan dalam pencarian seorang perempuan yang hilang di Desa Kalama, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, resmi ditutup pada Rabu (6/5/2026), setelah tujuh hari pencarian tanpa membuahkan hasil.
Korban diketahui bernama Langi Pabarrang (33), warga Desa Marampan Orobua, Kecamatan Sesena Padang. Ia dilaporkan hilang saat pergi ke kebun kopi miliknya beberapa waktu lalu.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, Tagana, serta relawan dan warga setempat telah melakukan berbagai upaya pencarian sejak laporan diterima. Namun, hingga hari ketujuh, korban belum berhasil ditemukan.
Kepala BPBD Mamasa, Alfredi Toding, menyampaikan bahwa pada hari terakhir operasi, tim masih melakukan penyisiran sejak pagi hingga siang hari, namun hasilnya tetap nihil.
“Pencarian hari ini dimulai pukul 07.30 WITA hingga 12.00 WITA, namun belum membuahkan hasil. Selain itu, kondisi cuaca hujan juga menjadi kendala di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan kesepakatan antara pihak keluarga dan pemerintah desa, operasi SAR resmi dihentikan pada hari ketujuh.
“Dengan mempertimbangkan berbagai hal serta hasil koordinasi dengan keluarga dan pemerintah desa, operasi pencarian resmi ditutup hari ini. Korban masih dinyatakan hilang,” tambahnya.
Peristiwa hilangnya korban pertama kali dilaporkan oleh pihak keluarga pada Senin (27/4/2026). Korban terakhir terlihat oleh warga saat berjalan menuju kebun kopi miliknya di Dusun Buka, Desa Kalama.
Menurut keterangan keluarga, korban berangkat dari rumah dengan tujuan membersihkan kebun. Namun hingga kini, ia belum kembali, sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.








