Mamuju, SULBARKINI.com – Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi mendorong pemuda dan tenaga kontrak untuk memberanikan diri berwirausaha.
Hal itu disampaikan Sutinah pada pelatihan keterampilan bagi pencari kerja yang dilaksanakan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Mamuju.
“Pelatihan ini merupakan salah satu langkah positif dalam upaya terus mendorong kreativitas wirausaha dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat,” kata Sutinah, Rabu (17/5).
Kepada peserta pelatihan yang di antaranya merupakan tenaga honorer di lingkup Pemkab Mamuju, Sutinah menekankan untuk mengubah mindset tak harus menjadi pegawai kantoran.
“Kita mau mengubah mindset, jangan semuanya mau jadi orang kantoran. Wirausahawan itu pendapatannya jauh lebih banyak daripada ASN dan tenaga kontrak. Insyaallah kami akan selalu 100 persen mendukung UMKM,” ucapnya.
Sutinah menyebutkan tidak ada jaminan seorang tenaga honorer untuk diangkat menjadi ASN. Untuk itu, dia mendorong masyarakat usia produktif untuk merambah ke pengembangan UMKM.
“Jika ada jaminan, saya akan jadi orang pertama yang menjanjikan bapak ibu segera terangkat [menjadi ASN]. Tapi kenyataannya tidak ada jaminan. Oleh karena itu, kita akan terus mendukung masyarakat usia produktif untuk berkarya di sektor kreatif seperti pengembangan UMKM. Jika kita mau berusaha, Insyaallah bapak ibu semua bisa jadi pengusaha sukses,” pesan Sutinah.
Pelatihan keterampilan kerja ini diikuti 165 peserta dengan waktu pelatihan mulai 17 Mei hingga 16 Juni 2023 dengan materi pelatihan tata boga, barista, komputer, dan pertukangan.
Salah seorang pemateri yakni pemilik Brew Cafe yang mengaku omzetnya bisa mencapai Rp 30 juta dalam sebulan.








