
Sulbar Kini, Mamuju – Enam provinsi yang berada di kawasan Selat Makassar siap menopang percepatan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Enam wilayah itu yakni, Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan. Selain provinsi, 41 kabupaten/kota di wilayah tersebut ikut mendukung.
Kesediaan itu mereka tuangkan dalam penandatanganan pakta komitmen terkait dukungan percepatan pembangunan dan penopang IKN Nusantara, dalam giat lokakarya, di d’Maleo Hotel & Convention, Senin 20 Juni 2022.
Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik menjadi inisiator dalam kegiatan tersebut.
Menurut Penjabat Gubernur Sulbar itu, dalam perspektif kebijakan otonomi daerah, kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah daerah perlu dibangun untuk mendukung percepatan pembangunan IKN Nusantara.
Itu, kata dia, merupakan bentuk inisiatif dan partisipasi dari Pemda di seputar Selat Makassar untuk mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo.
“Wujud nyata tahap awal dari dukungan pemerintah daerah untuk bersinergi dan berkolaborasi mempercepat pembangunan IKN ini, adalah dengan penandatanganan pakta komitmen ini,” kata Akmal Malik.
Akmal menjelaskan, otonomi daerah harus menghadirkan kebersamaan, keguyuban dan mempererat semangat persatuan dan kesatuan berbangsa, dan bernegara.
“Kolaborasi yang sudah dibangun dalam mendukung IKN Nusantara adalah salah satu bentuk spirit berotonomi secara nyata,” sebutnya.
Enam provinsi yang menandatangani pakta komitmen itu ialah, Penjabat Gubernur Sulbar Akmal Malik, Wakil Bupati Paser Syarifah Nasitah Assegaf, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Sulsel Andi Aslam Patonangi.
Pejabat lain, Kepala Bappeda Pemprov Kalimantan Selatan Ariadi Noor, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah Rudi Dewanto, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kalimantan Utara Dr. Bustan.
Kini Pemprov Sulbar tengah menyiapkan sejumlah infrastruktur untuk mendukung pembangunan dan operasional kegiatan di kawasan IKN Nusantara. Di antaranya terus berupaya mendorong hadirnya penerbangan langsung dari Mamuju ke Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
Selain itu, sebagai daerah penyangga dalam hal penyediaan material pembangunan, Akmal Malik mendorong aturan pemberian Izin Usaha Tambang yang cepat, namun tetap memperhatikan aspek lingkungan. Mudah tapi juga mengutamakan kebaikan bagi masyarakat Sulbar secara umum. (*/rls)








