Wamendagri Bima Arya soal Usulan Mamuju Jadi Kota Madya: Nanti Kita Cek Lagi

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto saat tiba di Bandara Tampa Padang, Mamuju.
WA Channel

Mamuju, SULBARKINI.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengatakan pihaknya sudah menerima usulan dari Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin untuk menjadikan Kabupaten Mamuju sebagai kota madya.

“Saya sudah menerima aspirasi dari Pak Pj Gubernur soal Mamuju yang diusulkan menjadi kota madya. Nanti kita akan cek lagi,” kata Bima Arya kepada wartawan di sela-sela Rakornas Pelaksanaan Pemerintahan Umum Kemendagri di Hotel Maleo, Mamuju, Kamis (16/1/2025).

Kendati demikian, Bima Arya menekankan belum ada rencana pemerintah pusat dalam mencabut moratorium atau penundaan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).

Dia berdalih, pemekaran daerah akan menyedot anggaran APBN yang besar.

“Nanti kita evaluasi dulu Daerah Otonomi Baru yang sedang berjalan. Kita juga evaluasi seperti apa agar bisa kita putuskan, karena gongnya kan itu ada di Kementerian Keuangan yang memutuskan ada nggak-nya itu di Kementerian Keuangan,” ujar dia.

Bima Arya menambahkan, target nasional yang menjadi perhatian pemerintah pusat di antaranya pertumbuhan ekonomi, menekan inflasi, swasembada pangan, dan yang lainnya.

“Jadi kita semua harus bekerja dengan solid baik dari pemerintah pusat dan daerah. Memang ini tidak mudah, tapi kuncinya sinergi, improvisasi, dan akselerasi, makanya kabinet merah putih digenjot terus,” imbuhnya.

Sementara Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Mamuju sebagai tuan rumah rakornas Kesbangpol se-Indonesia.

“Terima kasih telah memilih Mamuju tempat rakornas Kesbangpol seluruh Indonesia tahun 2025. Pertama, Sulbar ini memang harus sering-sering dikunjungi karena memiliki potensi besar,” kata Bahtiar.

Dia berujar, Provinsi Sulbar perlu menjadi perhatian khusus karena memiliki potensi yang besar.

“Ditambah dekat dengan IKN, semoga ini awal semakin banyak perhatian ke Sulbar ke depan,” tandas Bahtiar. (*/adv)

- GNFI Network -