Maksimalkan Pelayanan di RSUD Kondosapata Mamasa, 4 Dokter Spesialis Didatangkan dari Unhas

oplus_0
WA Channel

SULBARKINI.COM, MAMASA – Pelayanan dasar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kondosapata, Kabupaten Mamasa, segera membaik.

Pasalnya empat dokter spesialis akan didatangkan dari fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Dalam waktu dekat empat dokter spesialis itu akan dikirim ke RSUD milik kabupaten berjuluk Bumi Kondosapata itu.

Diantaranya dr spesialis anak, dr spesialis obgyn kandungan, dr spesialis penyakit dalam dan spesialis bedah.

Dengan demikian, tim visitasi fakultas kedokteran universitas Hasanuddin melakukan pertemuan dengan pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Mamasa, bersama dinas kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) di RSUD Kondosapata, Kecamatan Balla, Kamis 24 Juli 2025.

Menurut ketua tim visitasi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar Dr. Takdir, langkah tersebut sebagai upaya untuk memaksimalkan pelayanan dasar di RSUD Kondosapata.

“Ini sementara digagas bersama Pemkab Mamasa. Ini masih banyak catatan juga yang perlu dibenahi,” ungkap Takdir.

Takdir katakan, empat dokter tersebut harus dimiliki tiap RS sebagai pelayanan dasar.

“Empat dokter spesialis merupakan pelayanan dasar tiap RS,” tutur Takdir saat ditemui awak media usai pertemuan dengan Pemkab Mamasa.

Mengenai sarana dan prasarana di RSUD Kondosapata masih perlu di tambahkan untuk maksimalnya pelayanan kesehatan.

“Sudah ada beberapa yang bagus, namun tetap masih ada yang perlu ditambah untuk pelaksanaan bagus,” pungkasnya.

Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman menyampaikan, adanya kerjasama antara Pemrov, Unhas dan Pemda Mamasa itu diharapkan sebagai langkah untuk maksimalnya pelayanan kesehatan.

“Pemda sangat respon baik ini dan kita siapkan untuk itu,” ujar politisi Golkar itu.

Ditanya soal kesiapan Pemda Mamasa untuk para dokter nanti, Sudirman mengaku Pemda telah siap.

“Ya termasuk sarana dan prasarana itu kita sudah siapkan,” katanya.

Sementara untuk kesiapan anggaran insentif para dokter nanti, akan bekerja antara dengan Pemprov Sulbar.

“Kalau insentifnya itu Pemprov dan fasilitas termasuk sarana dan prasarana itu Pemda,” tandasnya.(An).

- GNFI Network -