SULBARKINI.COM, MAMASA – Petani di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) diminta untuk menganut pola penanaman secara serempak.
Dengan pola tersebut potensi serangan hama bagi tanaman berkurang dan juga pelayanan bagi petani dapat secara serempak. Seperti penyaluran pupuk, bibit dan terlebih pada potensi serangan hama.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi saat menghadiri penyaluran pupuk gratis di Lantang Kada Nene, Kecamatan Mambi Selasa 07 Oktober 2025.
“Iya ini permintaan saya, kalau bisa petani kita lakukan pola tanam serempak, misalnya untuk Kecamatan Mambi waktu penanamannya serempak, lebih bagus lagi kalau bisa satu Kabupaten Mamasa serempak,” ungkap Welem Sambolangi.
Dengan melihat kondisi masyarakat Kabupaten Mamasa yang 70 persen adalah petani, sehingga hal itu juga menjadi salah satu pertimbangan bagi Bupati Mamasa untuk penerapan pola tanam serempak itu.
“Kalau bisa mulai desa lakukan musyawarah agar menganut pola tanam yang serempak, syukur – sukur kalau bisa satu kecamatan serempak,” pinta Welem.
Alasan mendasar kata Welem sehingga meminta petani lakukan hal itu, sebab apapun bisa disalurkan pemerintah dapat serempak dan juga terawasi.
“Saya harap, penyuluh bisa memberikan sosialisasi kepada petani kita agar lakukan pola tanam serempak ini,”pungkasnya.(***)








