SULBARKINI.COM, MAMASA – Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, memimpin langsung proses pencarian korban yang diduga hilang terseret arus di Sungai Salubue, Kecamatan Mamasa, Selasa 28 Oktober 2025.
Welem Sambolangi bersama Dandim 1820/Mamasa,Letkol Arh Edwin Hermawan, turun langsung ke titik awal hilangnya korban di Salubue yang hilang sejak tiga hari lalu dan hingga kini belum ditemukan.
Diketahui pemuda bernama Nompo (18) dinyatakan hilang dan terahir dilihat disungai tak jauh dari pondok kebun pada Sabtu 25 Oktober 2025 petang.
Hingga hari ketiga pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan, belum ada tanda – tanda sama sekali ditemukan.
Hari ketiga ini Bupati Mamasa Welem Sambolangi memimpin langsung proses pencarian. Tim dibagi dua grup. Ada yang mencari melalui jalur sungai dan ada di jalur darat.
Terpantau, Bupati Mamasa dan Dandim 1428/Mamasa menyusuri jalan setapak menuju kebun korban yang jaraknya dari posko utama diperkirakan kurang lebih satu kilometer.
“Pencarian ini adalah prioritas. Kami ingin memastikan semua upaya maksimal telah dilakukan,” ujar Welem Sambolangi di lokasi kejadian, Selasa 28 Oktober 2025.
Dalam upaya pencarian ini, Bupati Mamasa tidak hanya memantau. Ia bahkan berjalan kaki menyusuri jalan setapak menuju kebun milik korban sejauh kurang lebih 1 kilometer dari posko utama.
Menurut Bupati Mamasa Welem Sambolangi, kehadirannya bersama Dandim di lapangan diharapkan dapat memompa semangat dan memperkuat koordinasi tim di tengah medan yang cukup sulit.
Welem menyampaikan, pihaknya berharap agar korban segera ditemukan oleh tim SAR gabungan dengan kondisi selamat.
“Kita doakan, semoga korban segera ditemukan dalam kondisi selamat,” tutup Bupati Mamasa.








