PASANGKAYU – Nama Budiyansa ST mulai menjadi perbincangan dalam dinamika politik Kabupaten Pasangkayu.
Setelah mengambil alih tongkat komando DPD PAN Pasangkayu, gerak politik sosok yang yelah lama digadang-gadang menuju kursi bupati itu dinilai mulai terlihat.
Pergantian kepemimpinan dari Muslihat Kamaluddin SSos MAP kepada Budiyansa ST disebut membawa warna baru di tubuh PAN.
Sejumlah wajah baru dikabarkan mulai merapat, sementara konsolidasi internal partai di sejumlah kecamatan disebut mulai berjalan.
Pergerakan PAN kali ini dinilai tidak terlalu terbuka ke publik.
Tapi di balik itu, sejumlah kalangan menilai Budiyansa tengah memainkan strategi politik secara perlahan namun terukur.
Informasi berkembang menyebutkan, konsolidasi partai di sejumlah kecamatan dari total 12 kecamatan dikabarkan mulai dilakukan secara bertahap.
Bahkan, sejumlah elit politik disebut-sebut mulai menjalin komunikasi dengan PAN Pasangkayu.
Tak hanya itu, beberapa politisi dari partai lain juga dikabarkan mulai melirik dan ingin bergabung.
Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa PAN tengah menyiapkan kekuatan baru menghadapi pertarungan politik mendatang.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari DPD PAN Pasangkayu terkait kabar bergabungnya sejumlah elit maupun politisi dari partai lain.
Informasi yang berkembang masih sebatas dinamika politik yang beredar di internal dan kalangan pengamat politik lokal.
Di tengah mulai menghangatnya suhu politik Pasangkayu, langkah Budiyansa ST perlahan mulai terbaca.
PAN nampaknya memilih bergerak dalam senyap, sambil menyusun kekuatan baru di akar rumput. (*/)








