Polewali, SULBARKINI.com – Menteri Agama Prof KH Nasaruddin Umar menghadiri haul Anregurutta KH Abdurrahman Ambo Dalle yang ke-28 di Pondok Pesantren Al-Ikhsan DDI Kanang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (30/11).
Dalam kesempatan itu, Nasaruddin mengatakan Darul Dakwah wal-Irsyad (DDI) merupakan bagian dari dirinya.
Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’adiyah ini menambahkan, keistimewaan yang dimiliki pondok pesantren DDI karena guru-gurunya mengajar dengan rasa, bukan hanya dengan rasio.
“Sekolah, tempat mencari ilmunya (kepada) guru. Tapi, ponpes adalah tempat untuk mencari ilmunya Allah,” kata Nasaruddin.
Ia mengajak santri untuk menimba ilmu tidak hanya dengan akal pikiran, tetapi juga menggunakan batin.
“Akal ibarat cangkir yang terbatas menerima ilmu, namun jika kita menggunakan batin, maka batin bisa menampung luasnya samudra hidayah dari Allah,” ucap Nasaruddin.
Ia mengungkapkan, dirinya pernah meminta kepada Anregurutta KH Abdurrahman Ambo Dalle untuk diajari doa yang belum pernah diajarkan ke siapa pun.
“Doanya rabbana atina fiddunnya hasanah, wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar. Saat mengucapkan rabbana atina fiddunnya hasanah, kemudian berhenti lalu diselingi pokok doa, dan dilanjutkan wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzabannar. Insyaallah, doanya melejit,” jelas Nasaruddin.
Tauziah sekaligus haul ke-28 Anregurutta KH Abdurrahman Ambo Dalle diakhiri dengan selawat badar yang menggema di penjuru Pondok Pesantren Al-Ikhsan.
“Mari menjadikan pesantren DDI ini menjadi teladan pesantren di Indonesia,” pesan Menag. []








