Dampak Ekonomi Turnamen Domino di Mamuju, Tingkat Hunian di Hotel-Hotel Penuh

Turnamen domino bertajuk "Visit to Sulbar 2025" di Mal Matos, Mamuju.
WA Channel

Mamuju, SULBARKINI.COM – Pelaksanaan turnamen domino bertajuk “Visit to Sulbar 2025” di Mal Maleo Town Square (Matos), Mamuju, 24 – 26 Januari 2025, berdampak pada tingkat hunian hotel di pusat kota Mamuju.

Pengurus Pordi Mamuju Muh Yusuf mengatakan, tingkat hunian di sejumlah hotel di Mamuju penuh.

Menurutnya, beberapa peserta dari luar daerah memilih menginap di rumah keluarga atau di rumah panitia pelaksana turnamen domino tersebut.

“Hotel-hotel penuh, ada peserta dari luar daerah yang tidak kebagian kamar. Jadi, mereka menginap di rumah panitia pelaksana atau di rumah keluarga di Mamuju,” kata Muh Yusuf yang juga Camat Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sabtu (25/1).

Salah satu peserta asal Kabupaten Barru, Arsyam, mengaku terpaksa menginap di rumah salah seorang keluarga yang juga sebagai panitia pelaksana.

“Saya menginap di rumah keluarga, kamar-kamar hotel penuh,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulawesi Barat Safaruddin Sanusi mengatakan, turnamen domino ini diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah.

Safaruddin menyebutkan, even ini menjadi peluang bagi Sulbar. Sebab, dengan mendatangkan banyak orang dari luar daerah dapat menggerakkan perekonomian.

“Ini menjadi salah satu turnamen diminati, baik kalangan atas maupun bawah, banyak provinsi lain dan para pejabat yang ikut,” ucapnya, Minggu (19/1).

Sementara Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin mengatakan, domino merupakan olahraga paling merakyat, tidak mengenal kasta, dan bisa dimainkan semua kalangan masyarakat.

“Di mana pun dilaksanakan, turnamen domino pasti menarik minat para penggemarnya untuk hadir dan meramaikan kegiatan tersebut,” kata Bahtiar, saat membuka turnamen domino bertajuk “Visit to Sulbar 2025” ini di Mal Town Square (Matos) Mamuju, Jumat (24/1) malam. (*/adv)

- GNFI Network -