Gerakan Pramuka Mamasa Bangkit, LT II Kwarran Nosu Jadi Momentum Pembinaan Generasi Muda

Foto : Ist
WA Channel

SulbarKini.com – Gerakan Pramuka di Kecamatan Nosu menunjukkan tanda-tanda kebangkitan melalui pelaksanaan Lomba Tingkat (LT) II Kwartir Ranting (Kwarran) Nosu, yang berlangsung meriah dan mendapat perhatian dari berbagai unsur pemerintah daerah.

Kegiatan yang menjadi perhelatan akbar Gerakan Pramuka tingkat Kwarran Nosu tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Mamasa yang juga Wakil Bupati Mamasa H.Sudirman, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa.

Selain itu, kegiatan ini juga mendapat kunjungan dan pemantauan langsung dari Bupati Mamasa, Wakil Ketua DPRD Mamasa, serta tiga anggota DPRD Kabupaten Mamasa lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mamasa H.Sudirman, menyampaikan bahwa pelaksanaan LT II di Kecamatan Nosu menjadi momentum penting bagi kebangkitan Gerakan Pramuka di Kabupaten Mamasa.

“Inilah titik awal kebangkitan kembali Gerakan Pramuka di Mamasa. Di Kwarran Nosu telah dinyalakan api kebangkitan Gerakan Pramuka yang semoga dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi kecamatan-kecamatan lain,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Ranting Nosu Johannes Kurniawan, menjelaskan  Gerakan Pramuka di wilayah tersebut selama beberapa tahun terakhir cenderung stagnan. Namun, melalui kepengurusan yang baru, berbagai langkah pembenahan mulai dilakukan meski harus berangkat dari kondisi yang serba terbatas.

“Gerakan Pramuka di Nosu mulai bangkit dari tidur panjangnya. Kami memulai dari nol, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun kompetensi para anggota dan pembina,” katanya.

Sebagai langkah awal, Kwarran Nosu menggelar Kursus Pengelolaan Gugus Depan pada April lalu dengan melibatkan para Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) dan pembina Pramuka dari seluruh gugus depan di Kecamatan Nosu.

Kegiatan tersebut menghadirkan pelatih-pelatih Pramuka profesional yang memiliki lisensi pelatih, termasuk dari Kwartir Daerah (Kwarda) Sulawesi Barat.

Setelah mengikuti pelatihan, para pembina kembali ke sekolah masing-masing untuk membina dan melatih peserta didik. Hasil pembinaan tersebut kemudian dipertemukan dalam ajang Lomba Tingkat II yang diikuti seluruh sekolah di Kecamatan Nosu.

Tercatat sebanyak 24 regu penggalang tingkat SD putra dan putri, 6 regu penggalang tingkat SMP putra dan putri, serta 8 sangga penegak SMA putra dan putri berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, LT II juga diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan karakter, peningkatan keterampilan, serta penguatan nilai-nilai moral bagi peserta didik.

Panitia menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dunia pendidikan. Oleh karena itu, kegiatan kepramukaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Melalui pelaksanaan LT II ini, Kwarran Nosu berharap semangat kebangkitan Gerakan Pramuka dapat terus tumbuh dan menjadi motor penggerak pembinaan generasi muda, tidak hanya di Kecamatan Nosu tetapi juga di seluruh wilayah Kabupaten Mamasa.

- GNFI Network -