SULBARKINI.COM, MAMASA – Turnamen Bupati Cup V resmi dibuka di Lapangan Kondosapata, Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Senin 9 Agustus 2025.
Pembukaan diwarnai keseruan kedua tim eksibisi anatara eksekutif dan legislatif Kabupaten Mamasa yakni tim keseblasan dari Pemerintah daerah (Pemda) Mamasa dan tim keseblasan dari DPRD Mamasa.
Tim keseblasan dari Pemda dipimpin Welem Sambolangi selaku Bupati Mamasa. Sementara tim keseblasan legislatif dipimpin ketua DPRD Mamasa Agum Syaputra.
Laga kedua tim ini berlangsung meriah dan disaksikan ribuan mata di Stadion Kondosapata. Laga eksibisi ini sebagai pertanda bahwa Bupati Cup V secara resmi dimulai.
Meski bertajuk laga persahabatan namun kedua tim tampil penuh semangat dan betul – betul menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Tim DPRD Mamasa unggul dibabak pertama melalui sepakan Mihos setelah berhasil manfaatkan peluang di depan gawang Pemda.
Namun keunggulan DPRD Mamasa tidak bertahan lama. Sebab Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman berhasil merubah kedudukan menjadi imbang dibabak pertama.
Hingga babak pertama selesai skor masih imbang 1–1. Dibabak kedua pertandingan semakin sengit. Kedua tim tampil lebih agresif dan saling adu serangan.
Namun Andi Nursan dari lini serang DPRD sukses mencetak gol melalui tendangan keras yang tak mampu dihalau kiper Pemda. Skor akhirnya berubah menjadi 2–1 hingga babak kedua berakhir.
Bupati menyampaikan dengan adanya turnamen Bupati Mamasa Cup ke-V tersebut akan menjadi ruang dan sarana bagi generasi muda yang memiliki potensi dan kecintaan kepada sepakbola untuk bisa tampil unjuk kemampuan.
Kata Welem, Pemda Mamasa buka ruang dan kesempatan kepada generasi muda yang punya talenta, potensi dan bakat yang memliki kecintaan terhadap sepakbola untuk bisa bertanding dalam turnamen ini.
Dikatakan Welem, seluruh tim menggunakan pemain asli dari Mamasa dan tidak mengambil pemain dari luar untuk mengikuti kompetisi ini.
Sehingga lanjut Welem, akan muncul bakat-bakat asli Mamasa yang nanti-nya bisa mengikuti seleksi untuk mewakili Kabupaten Mamasa dalam pekan olahraga provinsi Sulawesi Barat 2026 yang akan datang.
“Seluruh klub harus bisa menahan diri untuk tidak mengambil pemain dari luar mamasa, karena kita ingin betul-betul menyeleksi dan memberikan kesempatan kepada anak-anak Mamasa untuk mengembangkan talenta dan bakatnya,” pungakasnya. (A/N).








