SULBARKINI.COM, MAMASA – Masyarakat tiga desa di Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa yakni Desa Botteng, Kondo dan Passembuk, hingga saat ini masih terus dambakan akses jalan yang baik.
Namun dambaan tersebut rupanya hanya sebatas harapan belaka. Sebab hingga saat ini akses jalan menuju tiga desa tersebut kian hari makin memburuk.
Padahal akses jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat di tiap daerah. Jika akses jalan baik, perekonomian masyarakat akan baik pula. Namun tidak bagi masyarakat di tiga desa itu.
Mulai ujung Desa Mehalaan Barat akses jalan ke Desa Botteng, Kondo dan Passembuk, sudah semakin memprihatinkan. Hingga memasuki wilayah Desa Botteng tepat di Dusun Kata – Kata, kondisi akses jalan bak sungai kering.
Bebatuan nampak berserakan di jalan bahkan sejumlah titik sudah nyaris tak bisa dilalui pengguna jalan. Parahnya sudah ada sejumlah titik jalan yang sudah tak bisa dilalui kendaraan roda dua.

Kondisi ini dikeluhkan masyarakat lantaran akses jalan tersebut merupakan jalur satu – satunya bagi warga di tiga desa yang ada dalam wilayah Kecamatan Mehalaan itu. Tiap hari masyarakat di tiga desa tersebut berlalu lalang untuk melakukan aktifitasnya.
Menurut salah satu warga Muh. Firman, saat ini kondisi jalan sudah semakin parah. Sebelumnya kata Firman, kondisi jalan masih layak dilalui, namun saat ini sudah sangat parah dan nyaris tak biasa dilalui pengendara.
“Sudah rusak parah, tidak lama ini tidak bisa mi dilewati Pak, seingat saya ini belum pernah dikerja pemerintah sama sekli, sekarang tinggal sat sampai dua meter jalan bisa digunakan selebihnya lubang dan bebatuan,” ujar Firman saat melintas di Dusun Kata – Kata, Desa Botteng, Jum’at 03 Oktober 2025.
Mirisnya, menurut Firman, tak akibat jalan buruk sudah banyak warga yang kecelakaan saat melintasi jalan menuju tiga desa ini.
Bahkan kata dia, tak sedikit pengguna jalan yang bermalam di jalan akibat kendaraannya rusak.
Padahal saat ini Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sudah berumur 21 tahun, namun jalan provinsi Sulbar ini sudah sangat memprihatikan.
Warga berharap, ada perhatian oleh pemerintah terkait terhadap kondisi jalan tersebut.(***)








