Mamuju, SULBARKINI.com – Karantina Pertanian Mamuju kembali memberikan pelayanan sertifikasi terhadap pengusaha sarang burung walet. Kali ini, sebanyak 100 kilogram sarang burung walet asal Mamuju dikirim ke Salatiga, Jawa Tengah.
Dokter hewan Karantina Pertanian Mamuju, I Gusti Bagus Ari Purwanda, mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan organoleptik untuk memastikan sarang burung walet tersebut dalam kondisi bersih dan kemasan tidak rusak sebelum disertifikasi.
“Dilakukan juga pemeriksaan dokumen, berupa SKKH dan kesesuaian jumlah dengan yang terlampir pada dokumen. Setelah dilakukan tahapan pemeriksaan, maka pejabat karantina dapat menerbitkan sertifikat karantina dan selanjutnya sarang burung walet dapat diberangkatkan ke Salatiga,” ungkap Gusti, Jumat (26/5/2023).
Kepala Karantina Pertanian Mamuju Agus Karyono mengatakan nilai ekonomis sarang burung walet sebanyak 100 kilogram itu ditaksir mencapai Rp 1 miliar.
“Ini menambah daftar pengiriman untuk tahun 2023 yang diakumulasi telah mencapai 20 ton dan frekuensi pengiriman sebanyak 30 kali,” kata dia.
Agus menambahkan sarang burung walet tersebut berasal dari rumah walet milik masyarakat yang tersebar di wilayah Kabupaten Mamuju.
“Nilai ekonomi tersebut mampu mendorong perekonomian masyarakat. Peningkatan frekuensi dan volume sarang burung walet ini merupakan wujud dari dukungan Karantina Pertanian Mamuju terhadap program Kementerian Pertanian yaitu program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (Gratieks),” tandasnya. []








