Satu Eskavator Tertimbun Akibat Likuifaksi di Desa Salo Adak Kabupaten Mamuju Tengah

Satu unit eskavator tertimbun akibat peristiwa likuifaksi di Desa Salo Adak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat. Foto: Dokumentasi BPBD Mamuju Tengah
WA Channel

Tobadak, SULBARKINI.com – Satu unit eskavator dilaporkan tertimbun akibat tanah bergerak atau likuifaksi yang terjadi di Desa Salo Adak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Sabtu (2/11).

Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah melaporkan, likuifaksi atau tanah ambles itu terjadi saat proses peningkatan jalan di areal perkebunan kelapa sawit oleh salah satu perusahaan kelapa sawit.

“Laporan awal, panjang jalan yang terdampak mencapai sekitar kurang lebih 100 meter dengan lebar badan jalan sekitar 5 meter,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Mamuju Tengah, Sigit Dwi Hastono, dalam keterangan tertulisnya.

Dia menambahkan, untuk saat ini jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan karena kondisi tanah yang ambles cukup parah.

“Insiden ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat sekitar, terutama mereka yang kerap melintasi jalur tersebut untuk berbagai kebutuhan sehari-hari,” lanjut Sigit.

Dia menyebutkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Mamuju Tengah sementara melakukan assesmen dan memastikan kondisi serta kebutuhan darurat di sekitar lokasi kejadian.

“Sejauh ini, belum ada laporan korban lain selain kerusakan pada alat berat yang tertimbun,” jelas Sigit.

Menurut dia, pihak terkait terus memantau situasi di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak perusahaan yang bertanggung jawab atas pengerjaan proyek jalan itu. []

- GNFI Network -