Pohon Telur Semarakkan Maulid Nabi 1448 H di Halaman Kantor Bupati Pasangkayu

WA Channel

PASANGKAYU, SULBARKINI.COM – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Pasangkayu bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Pasangkayu di halaman Kantor Bupati Pasangkayu, Rabu (2/9/2026).

Peringatan Maulid Nabi tersebut berlangsung khidmat sekaligus meriah. Ratusan peserta dari unsur pemerintahan dan masyarakat hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang menjadi salah satu agenda keagamaan tahunan tersebut.

Turut hadir anggota DPRD Pasangkayu, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, ulama, serta berbagai elemen masyarakat.

Nuansa Maulid semakin terasa dengan puluhan pohon telur berwarna-warni yang menghiasi halaman Kantor Bupati Pasangkayu. Beragam kreasi bernuansa Islami itu merupakan hasil partisipasi sejumlah OPD dan instansi dalam memeriahkan peringatan Maulid Nabi tahun ini.

Selain memperindah lokasi kegiatan, keberadaan pohon telur tersebut juga menjadi simbol semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai keagamaan.

Ketua PHBI Kabupaten Pasangkayu, Tanwir, mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan umat kepada Rasulullah SAW sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.

“Melalui peringatan Maulid Nabi ini, kita berharap masyarakat semakin mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Tanwir juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Maulid Nabi tahun ini dilakukan dengan anggaran yang lebih efisien. Total anggaran yang digunakan sekitar Rp20 juta, atau lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp50 juta.

Meski dengan anggaran yang lebih terbatas, kata dia, semangat gotong royong dan partisipasi berbagai pihak tetap tinggi sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan baik.

“Alhamdulillah, meskipun anggaran lebih kecil dari tahun sebelumnya, antusiasme seluruh pihak sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa kecintaan kepada Rasulullah dan semangat kebersamaan tidak diukur dari besarnya anggaran, tetapi dari keikhlasan dan partisipasi semua pihak,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasangkayu, Herny Agus, menegaskan bahwa Maulid Nabi tidak semestinya hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial tahunan.

Menurutnya, peringatan tersebut harus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid Nabi bukan hanya acara seremonial yang kita laksanakan setiap tahun. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk mempererat silaturahmi dan mengingat kembali perjuangan besar Rasulullah SAW dalam membawa umat manusia menuju jalan yang benar,” ujar Herny.

Ia mengajak masyarakat Pasangkayu untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat maupun aparatur pemerintahan.

“Sifat jujur, amanah, disiplin, kerja keras, dan kepedulian terhadap sesama perlu terus kita teladani, baik dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas pemerintahan,” tuturnya.

Herny berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus diterapkan sehingga mampu memperkuat kehidupan sosial masyarakat serta menciptakan suasana yang harmonis, rukun, dan penuh kepedulian di Kabupaten Pasangkayu.

Rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang mengangkat keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun persatuan dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan hingga selesai. Peringatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat melalui semangat kebersamaan dan nilai-nilai keagamaan. (Red)

- GNFI Network -