Prabowo Batal ke Polewali Mandar

Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Foto: BPMI Setpres
WA Channel

Mamuju, SULBARKINI.COM – Rencana kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, untuk meresmikan Program Listrik Perdesaan (Lisdes) pada Rabu (4/11/2026) ditunda.

Kepastian perubahan agenda tersebut disampaikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui surat resmi yang diterbitkan pada 3 November 2026. Penundaan itu tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Nomor T-3544/KM.04/DJL/2026 yang ditujukan kepada Direktur Utama PT PLN (Persero).

Dalam surat tersebut, Kementerian ESDM secara resmi meminta penundaan pelaksanaan peresmian Program Lisdes yang sebelumnya telah dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2026.

Agenda tersebut semula dirancang menjadi bagian dari peresmian program elektrifikasi nasional dengan tema “Energi Untuk Negeri: Peresmian 1.403 Lokasi Listrik Perdesaan dan 15 Pembangkit Energi Terbarukan di 36 Provinsi”.

Kabupaten Polewali Mandar ditetapkan sebagai salah satu lokasi utama dalam rangkaian agenda tersebut. Kegiatan direncanakan berlangsung di Gedung Gabungan Dinas, Lapangan Pancasila, Kecamatan Polewali.

Selain pelaksanaan secara langsung, agenda peresmian juga dirancang terhubung melalui teleconference dengan 10 lokasi lainnya di berbagai wilayah Indonesia. Namun, rencana tersebut harus mengalami perubahan setelah Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM menerbitkan pemberitahuan penundaan.

“Ditunda pelaksanaannya sampai pemberitahuan lebih lanjut,” demikian bunyi penegasan dalam surat tersebut.

Kementerian ESDM juga menyampaikan permohonan maaf atas penundaan agenda dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Apresiasi tetap diberikan kepada PLN atas persiapan yang telah dilakukan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

Dalam surat yang sama, Kementerian ESDM berharap PLN tetap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan peresmian apabila jadwal baru telah ditetapkan. Surat tersebut ditandatangani Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Arsyadany G. Akmalaputri.

Meski agenda peresmian ditunda, program pemerataan akses listrik tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan infrastruktur energi nasional.

Hingga Selasa (3/11) sore, Kementerian ESDM belum menyampaikan jadwal pengganti untuk peresmian Program Lisdes yang semula direncanakan dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Polewali Mandar. (as/dipa)

- GNFI Network -