
Sulbar Kini, Mamasa – Kasus dugaan perampokan yang menewaskan pasangan suami istri (pasutri) di Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) menyedot atensi Kapolda Sulbar.
Mengungkap pelaku, Kapolda Sulbar, Irjen Pol. Drs. Verdianto I. Bitticaca telah membentuk tim khusus. Bahkan secara khusus, perwira bintang dua itu menurunkan salah satu perwiranya, yakni Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulbar, Kombes Pol I Nyoman Artana.
“Kapolda sudah memerintahkan langsung Dirkrimum untuk asistensi dan memimpin langsung pengungkapan kasus ini,” ujar Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Syamsu Ridwan, Selasa siang (9/8/22).
Dalam operasinya, Dirkrimum akan mengkoordinir personel dari Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Polres Mamasa dalam upaya menguak kasus berdarah itu.
“Ini atensi Bapak Kapolda agar kasus ini dapat segera terungkap,” tandasnya.
Sebelumnya, Kepala SMAN 2 Buntu Malangka, Kabupaten Mamasa bernama Pore Padang serta istrinya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam rumahnya, Lingkungan Leune, Kelurahan Aralle, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, Sulbar, Minggu pagi (7/8/2022).
Dalam kasus itu, korban kehilangan uang Rp 10 juta. Selain korban, Marvel (13) putra korban
juga terpaksa menjalani perawatan intensif di RS Bahayangkara Sulawesi Selatan usai dianiaya pelaku yang membunuh kedua orang tuanya menggunakan benda tumpul.








